
Bandung, 13 November 2025 — Departemen Advokasi Kemahasiswaan dan Pengabdian PGSD FIP UPI telah sukses menyelenggarakan kegiatan PGSD Award × Rapat Dengar Istimewa sebagai ajang apresiasi, refleksi, dan penyampaian aspirasi antara mahasiswa dan sivitas akademika PGSD. Kegiatan berlangsung di Auditorium FIP Lantai 10 dan dihadiri oleh Dosen, Mahasiswa, serta Jajaran Pimpinan Program Studi PGSD.


Acara dimulai pukul 06.11 WIB dengan briefing panitia, dilanjutkan persiapan teknis dan presensi peserta. Pembukaan resmi dilakukan pada pukul 08.23 WIB oleh Master of Ceremony, yaitu Nibras Fakhri Ramadhan dan Bilqis Syazqya Zhahira. Dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dini Nisma Mardiyyah dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta Mars PGSD.




Dalam laporan Ketua Pelaksana, Dhimas Saputro menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog konstruktif dan bentuk apresiasi bagi seluruh elemen Program Studi PGSD. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Prodi PGSD FIP UPI, Dr. Arie Rakhmat Riyadi, M.Pd., dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FIP UPI, Dr. Euis Kurniati, M.Pd., yang menegaskan pentingnya keterlibatan aktif mahasiswa dalam membangun kualitas akademik dan lingkungan pembelajaran yang lebih baik. Tepat pada pukul 08.52 WIB, acara dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama para Dosen dan Pimpinan Program Studi PGSD FIP UPI.




Kemudian pada pukul 08.56 WIB, acara diwarnai dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari penampilan ELDC, pemaparan hasil angket keseluruhan oleh Dhimas Saputro dan Andien Fitra Kurnianti, hingga pembacaan serta penyerahan Surat Cinta kepada Dosen sebagai bentuk penghargaan, perhatian, dan aspirasi dari mahasiswa. Sesi diskusi terbuka antara Mahasiswa dan Dosen berlangsung selama 33 menit, membahas berbagai apresiasi dan aspirasi yang tertuang dalam surat tersebut.


Pukul 09.53 WIB, acara dilanjutkan dengan pembacaan RANCAGE (Ruang Aspirasi dan Curah Gagasan Edukatif) oleh Dhimas Saputro dan Siti Jahwa Ramadhani. Pada sesi ini, setiap Dosen diberi kesempatan untuk menyampaikan dan membacakan aspirasi serta pesan konstruktif kepada mahasiswa. RANCAGE menjadi ruang penyampaian gagasan edukatif yang bersifat membangun, inspiratif, dan memotivasi mahasiswa dalam proses perkuliahan.





Kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan hiburan dari EMC x El Voice. Setelah itu, Master of Ceremony, yaitu Nibras Fakhri Ramadhan dan Bilqis Syazqya Zhahira, memandu sesi Pemaparan Penghargaan PGSD Award. Pada kesempatan ini, setiap dosen menerima penghargaan yang mencerminkan karakteristik serta keunikan dalam proses pembelajaran. Selain itu, mahasiswa berprestasi juga diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan capaian mereka. Penghargaan juga turut diberikan kepada Tenaga Kependidikan dan Staf Prodi PGSD sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, dukungan, dan kontribusi mereka dalam menjaga kenyamanan dan kelancaran kegiatan akademik di lingkungan PGSD. Tidak hanya itu, spesial award lifetime achievement juga turut diberikan kepada Dosen Purnabakti yang telah mengabdi dengan sepenuh hati dalam mendidik Mahasiswa PGSD agar menjadi manusia seutuhnya.

Setelah rangkaian penghargaan selesai, Master of Ceremony, yaitu Nibras Fakhri Ramadhan dan Bilqis Syazqya Zhahira kembali memandu acara dengan membacakan kesimpulan kegiatan PGSD Award × Rapat Dengar Istimewa. Sebelum acara secara resmi ditutup, terdapat penampilan kembali dari EMC x El Voice. Tepat pukul 11.23 WIB, Master of Ceremony, yaitu Nibras Fakhri Ramadhan dan Bilqis Syazqya Zhahira secara resmi menutup rangkaian kegiatan PGSD Award × Rapat Dengar Istimewa.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang yang terbuka dan inklusif bagi seluruh Mahasiswa, Dosen, Tenaga Kependidikan, dan Staf Prodi PGSD FIP UPI untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, serta masukan secara konstruktif. Semoga melalui kegiatan ini mampu memperkuat komunikasi dua arah antara Mahasiswa, Dosen, dan Tenaga Kependidikan sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih kolaboratif, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan akademik serta memperkuat upaya bersama dalam mewujudkan PGSD BISA.
