Seminar Pendidikan Nasional PGSD 2024

Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi

Bandung, 25 November 2024 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Himapro PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, sukses menyelenggarakan Seminar Pendidikan Nasional yang bertemakan “Implementasi Education for Sustainable Development melalui Pembelajaran Berdiferensiasi yang Inklusif, Setara, dan Merdeka”. Acara yang berlangsung di Gedung Achmad Sanusi UPI ini menghadirkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, tenaga pendidik, hingga pemerhati pendidikan, dengan tujuan mendukung transformasi pendidikan yang lebih kreatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Seminar dimulai pukul 07.00 WIB dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh MC. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Andini, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta Mars PGSD menjadi awal yang membangun semangat nasionalisme di tengah para peserta.

Serangkaian sambutan mengisi sesi pembukaan, dimulai dari Ketua Pelaksana Ardan Zaidani yang mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang berkontribusi. Ketua Umum BE Himapro PGSD Faqih Rasyid Hermawan juga menyampaikan pentingnya inovasi pendidikan sebagai wujud tanggung jawab mahasiswa PGSD. Sambutan istimewa diberikan oleh Dosen Pembimbing Kemahasiswaan Bapak Faisal Sadam Murron M.Pd., Ketua Prodi PGSD Bapak Dr. Arie Rakhmat Riyadi M.Pd., dan Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan FIP UPI Bapak Dr. Sardin M.Si., yang semuanya menegaskan relevansi tema seminar dengan tantangan pendidikan di era digital.

Sambutan penutup pada sesi ini disampaikan oleh perwakilan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Pidato mereka menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah untuk memastikan pendidikan berkualitas yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi
Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi

Seminar ini dibagi menjadi dua sesi utama yang kaya akan wawasan dan inspirasi:

Dipandu oleh moderator pertama, sesi ini menghadirkan Rizqi Rahmat Hani yang membahas tema “Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Digital yang Merdeka dan Mendukung SDGs”. Dalam paparannya, Rizqi menyoroti bagaimana pendekatan pembelajaran yang berdiferensiasi dapat mengoptimalkan potensi setiap siswa melalui integrasi teknologi digital. Ia menjelaskan strategi konkret untuk mengatasi kesenjangan pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi dan platform pendidikan.

Sesi ini diakhiri dengan diskusi interaktif yang melibatkan antusiasme peserta. Banyak yang bertanya tentang implementasi teknologi dalam berbagai situasi kelas, menunjukkan tingginya minat pada topik ini.

Sesi kedua membahas “Model Inovasi Guru Kreatif Merujuk pada Kurikulum Merdeka untuk Menciptakan Pembelajaran yang Berdiferensiasi dan Inklusif”. Melalui format talkshow yang interaktif, peserta diajak untuk melihat tantangan pendidikan modern dari perspektif inovasi. Materi ini menekankan bahwa inklusivitas dan kreativitas adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Diskusi yang hangat antara pemateri dan peserta semakin memperkaya sesi ini. Pemaparan ide-ide praktis seperti penggunaan media digital interaktif, pendekatan tematik, dan kolaborasi lintas disiplin memberikan inspirasi yang dapat langsung diterapkan dalam dunia pendidikan.

Selain sesi ilmiah, acara ini juga diselingi dengan hiburan yang menyegarkan suasana. Penampilan seni tari tradisional dari Club ELDC memukau peserta dengan pesona budaya lokal. Persembahan lagu Hymne Guru yang dibawakan oleh panitia serta pemberian bunga kepada Ibu Bapak Dosen semakin memperkuat penghormatan kepada profesi pendidik.

Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi
Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi
Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi
Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi

Untuk menambah semangat, panitia juga menyelenggarakan sesi doorprize dan kuis berhadiah yang menghidupkan suasana dengan kegembiraan peserta. Semua rangkaian acara dikemas untuk tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan penuh makna.

Seminar ditutup dengan sesi dokumentasi berupa foto bersama seluruh peserta dan panitia, sebagai simbol kebersamaan dan kesuksesan acara. Ketua Pelaksana Ardan Zaidani menyampaikan harapan agar seminar ini dapat memotivasi peserta untuk terus berinovasi di bidang pendidikan.

“Melalui acara ini, kami ingin menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya tentang mengajar, tetapi juga tentang bagaimana kita menciptakan perubahan untuk masa depan. Guru yang kreatif adalah kunci keberhasilan bangsa”.

Himapro PGSD UPI berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang mendukung kemajuan pendidikan Indonesia. Acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan praktisi dapat menciptakan ruang diskusi yang berdampak besar bagi dunia pendidikan.

Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi
Sumber: Divisi Publikasi, Desain, dan Dokumentasi

Leave a Reply