WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN: “Star-up Gen Z”

(Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi)  

Bandung, 25 April 2025 – Dalam upaya mengasah jiwa kepemimpinan, kreativitas, dan semangat kewirausahaan mahasiswa, Badan Eksekutif Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (BE HIMAPRO PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia sukses menggelar Workshop Kewirausahaan bertema “Start-up Gen Z”. Bertempat di Bookstore Lt.3 FIP A UPI, acara ini menjadi salah satu program strategis untuk membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan bisnis berbasis inovasi di era digital.

Acara ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa PGSD serta sejumlah tamu undangan dari delegasi program studi di FIP dan jajaran dosen. Workshop Kewirausahaan dimulai sejak pagi hari dengan kedatangan panitia ke lokasi, diikuti oleh briefing internal untuk memastikan kelancaran acara. Panitia yang tergabung dari Divisi Acara dan Divisi Kesekretariatan kemudian melanjutkan dengan sesi presensi. Peserta mulai berdatangan dan melakukan registrasi pada pukul 12.30 WIB dengan suasana penuh antusiasme.       

Tepat pukul 13.16 WIB, acara resmi dibuka oleh MC, Tasya, yang membawa suasana menjadi semangat dan tertib. Acara pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Dinda Nathasya Putri Irawan, memberikan nuansa religius pada awal kegiatan. Momentum nasionalisme diperkuat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGSD, dipandu oleh Katherine Angelica.Sambutan-sambutan yang menginspirasi turut mengisi acara, dimulai dari sambutan Ketua Pelaksana, Aldina Rasidin Putri, yang menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya terhadap acara ini. Ahmad Rifqi Firdaus selaku Ketua Umum BE HIMAPRO PGSD menekankan pentingnya berani mengambil peluang di dunia digital. Selanjutnya, Ibu Evi Rahmawati, M.Pd., Dosen Pembimbing, menyampaikan pentingnya keseimbangan antara akademik dan keterampilan praktis, diikuti oleh sambutan dari Ketua Program Studi PGSD, Bapak Dr. Arie Rakhmat Riyadi, M.Pd., serta Wakil Dekan III FIP UPI, Ibu Dr. Euis Kurniati, M.Pd., yang memberikan dukungan penuh terhadap semangat entrepreneurship di kalangan mahasiswa.

(Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi)  

Sesi inti dimulai dengan perkenalan moderator dan pemateri yang dibacakan oleh MC dan moderator secara bergantian. Pematerian utama dibawakan oleh Teh Dea Khajar Apriliani, S.Pd., seorang praktisi muda yang telah banyak berkecimpung di dunia start-up. Dengan pengalaman yang nyata di lapangan, Teh Dea membawakan materi “Start-up Gen Z” secara interaktif, menyentuh berbagai aspek penting dimulai dari pengenalan apa itu bisnis, bagaimana cara memulainya lalu diakhiri dengan simulasi cara memulai sebuah bisnis.

Dalam sesi ini, beliau menyoroti karakteristik khusus Gen Z yang dinilai sangat potensial untuk terjun ke dunia bisnis, berkat kemahiran teknologi, kreativitas tinggi, serta kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Teh Dea juga membagikan pengalaman pribadinya dalam membangun start-up di usia muda, sekaligus membekali peserta dengan tips-tips konkret tentang bagaimana mengubah ide sederhana menjadi bisnis nyata yang memiliki nilai jual tinggi.

(Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi)  
(Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi)  
(Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi)  

Sesi diskusi dan tanya jawab membuka ruang interaktif antara peserta dengan pemateri. Peserta tidak hanya diberikan kesempatan untuk bertanya, tetapi juga diajak berdiskusi kritis mengenai tantangan membangun bisnis di usia muda. Setelah itu, peserta diajak untuk mengikuti sesi simulasi, di mana mereka membentuk kelompok kecil dan mempresentasikan ide-ide bisnis inovatif.

Dalam simulasi ini, kreativitas peserta diuji secara langsung. Setiap kelompok diharuskan mempresentasikan business model sederhana, menjelaskan produk atau jasa yang ditawarkan, target pasar, hingga strategi pemasaran yang dirancang. Setelah sesi presentasi, dilakukan evaluasi yang bertujuan untuk memberikan umpan balik konstruktif kepada para peserta, sekaligus menumbuhkan kemampuan berpikir analitis dan kritis.

(Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi)  

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas, panitia memberikan penghargaan kepada kelompok dengan ide bisnis terbaik dalam kategori “Ide Bisnis Terkece”. Pemberian sertifikat kepada pemateri menjadi penutup sesi inti sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi ilmu dan motivasi yang telah diberikan.

Acara ditutup dengan sesi dokumentasi berupa foto bersama antara peserta, pemateri, panitia, dan tamu undangan. Momen ini menjadi simbol keberhasilan kegiatan yang diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi mahasiswa untuk melangkah lebih berani dalam dunia kewirausahaan.

Melalui Workshop “Start-up Gen Z” ini, BE HIMAPRO PGSD UPI berharap dapat menanamkan nilai-nilai inovasi, kolaborasi, dan keberanian berwirausaha kepada mahasiswa PGSD, sekaligus membuktikan bahwa generasi pendidik masa depan juga dapat menjadi motor penggerak perubahan dalam dunia bisnis dan teknologi.

(Sumber: Divisi Publikasi dan Dokumentasi)  

Leave a Reply